silhouettes-68483_640 (1)

HOW LOVE ACTUALLY CHARACTERS LOOK?

an AL GIBRAN NAYAKA isenk

##################################################

CUAP2 NAYAKA

Salam…

Seperti yang tertera di bawah judul, ini adalah postingan iseng Nayaka Al Gibran yang sebenarnya tidak penting untuk dipelototi apalagi buat dibaca. Sumpah, ini iseng betulan, dan di antara banyak keisenganku selama ini, yang ini bisa dikatakan adalah yang paling iseng.

Lantas, kenapa aku dengan kurang kerjaannya malah membuat postingan iseng sedunia akhirat ini? Apa yang melatarbelakangiku untuk membuatnya? Apa aku sudah kehilangan kewarasanku? Well, seperti yang sudah sama-sama kita ketahui bahwa aku memang sudah kehilangan kewarasanku sejak lama, sejak pertama kali aku menulis cerita ‘beginian’, jadi, iya, aku menulis postingan iseng ini karena memang aku sudah gila. Terus, kalau dibilang kurang kerjaan, kenyataannya kerjaanku gak ada sedikit-sedikitnya, kerjaanku buanyak. Mulai dari tidur siang, makan siang, melamun siang, bengong siang dan begadang malam, nonton film, baca novel, dengar mp3, main Candy Crush yang super duper sialan itu (masa coba, udah sebulan ini tertahan di level 223 gak maju-maju, sialan gak tuh), dan main petak umpet dan main lompat tali dan ngerjain PR para keponakanku─yang tidak akan pernah membiarkanku menikmati weekend di rumah sambil oncang-oncang kaki dan minum es batu cair dengan nyaman─serta seabrek kerjaan lain yang biasa dilakukan oleh manusia biasa sepertiku ini–termasuk mencuci kaus kaki dan kaus dalam. Seharusnya, dengan aktivitas sebanyak itu, aku tidak punya waktu untuk membuat postingan iseng kayak begini, namun kenyataan berkata lain.

Nah, kita sampai pada pertanyaan seriusnya. Apa yang melatarbelakangiku? Jujur saja, yang melatarbelakangiku ketika membuat postingan ini adalah dinding kamar kosku yang disimbah cahaya matahari 1 Suro pukul sembilan lewat sepuluh menit lebih sebelas detik Waktu Indonesiah Bahagian Barat (yang benar saja!).

Aku membuat postingan ini karena aku ingin. Hanya karena aku ingin. Latar belakangnya, katakan saja karena aku sudah begitu ter-influence ke dalam fiksiku sendiri hingga tak bisa menahan diri untuk tidak mengkhayalkan mereka dalam sosok-sosok manusia asli di jagat semesta. Aku tahu dan sadar, ini bakal berefek buruk bagi beberapa pembaca fanatik yang bisa jadi punya visualisasi sendiri-sendiri terhadap tokoh-tokoh dalam cerita Love Actually. Kepada kalian-kalian yang seperti itu, aku mohon dimaafkan. Dan aku mengimbau kepada kalian yang seperti itu, jangan menganggap serius postingan ini, seperti yang sudah kukatakan di awal-awal, ini hanya sebuah keisengan tak berarti. Wajah-wajah dan nama-nama itu hanya sekedar wajah dan nama yang kuseleksi menurut kemauanku, sangat tidak relevan untuk dijadikan sebagi acuan apalagi untuk mewakili seutuhnya karakter-karakter dalam Love Actually. Meski demikian, jika ditanya apakah wajah-wajah dan nama-nama itu adalah visualisasiku terhadap karakter-karakter dalam Love Actually? Dengan tidak tahu malunya, aku bakal jawab : IYA, heuheuheu.

Dulu, ketika Love Actually pernah jaya di salah satu page di Facebook, ada beberapa gambar yang dimunculkan admin page itu sebagai visual beberapa karakter Love Actually, bahkan mereka memunculkan Mak Iyah segala (ada yang masih ingat siapa Mak Iyah ini? pasti banyak yang lupa saking lamanya aku gak apdet). Tentu adminnya melakukan itu sebagai bentuk keisengan, sama sepertiku juga, ini murni keisengan semata. Dan saat itu responnya juga beragam, ada yang menerima itu sebagai sebuah hal yang sepintas lalu dan memberi perhatian juga sepintas lalu, ada yang biasa saja dan gak peduli sama sekali, dan ada yang marah-marah. Nah, yang marah-marah inilah yang kumaksudkan sebagai pembaca fanatik. Aku ingat ada beberapa sahabat yang menulisiku surat menyuarakan keberatan dan ketidaksukaannya terhadap tingkah si admin dan memintaku menegur ke page itu. Menurut mereka, hal itu (mengupload pic bagi karakter Love Actually) telah merusak imajinasi mereka yang sudah terbangun secara susah payah selama membaca cerita. itu benar, mereka benar. Namun aku tidak menegur si admin, aku paham dia melakukan itu hanya untuk hiburan tanpa maksud jahat dan bisa jadi itu adalah gambarannya untuk tokoh-tokoh Love Actually, dan aku juga paham apa yang dikeluhkan beberapa sahabat ke e-mailku itu. Jadi, kurasa saat itu aku sudah bersikap netral bagi keduanya dengan meladeni sahabat yang mengirim surat secara baik dan benar dan mengabaikan si admin.

Dan kini, lihat, aku melakukan hal yang persis sama seperti yang pernah dilakukan si admin tersebut. Dan kurasa, aku sudah siap kalau ada yang ngamuk-ngamuk di kolom komen atau mencak-mencak ke e-mail, malah kupersilakan dengan penuh pengharapan. Jadi, Fellas, jangan ragu-ragu.

Ini adalah hal selanjutnya yang melatarbelakangiku untuk membuat postingan ini. Sebenarnya, aku tidak berniat membuat hal semacam ini sampai beberapa waktu ke belakang, saat seorang sahabat membalas e-mail balasanku untuk e-mailnya dengan melampirkan satu file *JPEG di attach file. Si sahabat membuat FanMade (aku tidak pernah tahu istilah ini eksis sampai dia menyebutnya di suratnya) untuk Love Actually, minus karakter Aiyub dan Fardeen. Kalau aku tidak salah mengenali, dia memilih nama-nama orang beken di Jepang sana. Jujur saja, aku suka FanMade bikinannya itu dan benar-benar dibuat terharu olehnya. Bagiku, dia sudah mengapresiasi tulisanku sedemikian tingginya, bisa jadi juga kalau ternyata tulisanku berefek cukup dalam buatnya. Dan iya, hatiku bukan dari batu, aku terharu terhadap apa yang dia lakukan. Omong-omong, dia seorang wanita.

Well, Fellas… ini adalah hasil browsing semalam suntuk yang kulakukan untuk merealisasikan postingan iseng ini. Selamat menyukai dan selamat marah dan selamat setuju dan selamat tidak setuju dan selamat menikmati melihat dan membacanya seperti aku menikmati ketika membuat dan menulisnya, tentu saja, bagi yang ingin menikmati.

Omong-omong, sebagian besarnya adalah wajah-wajah Asia Tenggara, termasuk negeri kita Indonesiah Tercintah Inih. Don’t be shock…!!! Lets check them out. *tolong pukul genderangnya*

 

 

Wassalam

n.a.g

 

##################################################

BERIKUT adalah nama-nama entertainer beken berdarah Asia yang dengan berat hati harus kucomot picnya untuk melengkapi postingan iseng ini.

Love Actually Character New Size S

 

Jirayu Laongmanee as Fitra Aidil Ad-dausi

Aku suka memerhatikan superstar Thailand yang satu ini, kupikir, kalau suatu saat nanti dia membintangi film paling tidak bagus sejagat raya pun, aku pasti tetap mau menontonnya sampai habis hingga ke credit titelnya saking suka memerhatikannya. Jangan bilang kalian gak pernah dengar nama Jirayu Laongmanee (kecuali kalian alergi Thai Movie). Aku mengenalnya pertama kali lewat film Suck Seed, filmnya keren dan lucu dan drama dan cinta monyet ala anak SMA beud. Kenapa aku pilih dia buat wakilin karakter Aidil? Gak kenapa-kenapa sih, hanya feelingku bilang, dia pantas. Dengar-dengar, usianya juga sepantaran sama Aidil, lebih kurang. Duh, jadi ngebayangin Jirayu bercaping dan main lumpur di sawah sampe belepotan (?). Siapa yang keberatan Jirayu jadi Aidil silakan makan beling!

Reza Rahadian as Ibnu Zayyed Firdaus

Hehehe… aku selalu suka Reza Rahadian, dia gak pernah gagal berakting dalam setiap film yang dibintanginya, juga gak pernah gagal membuatku makin menyukainya setiap kali dia jadi guest star di program TV manapun. Paling suka pas dia berpenampilan gondrong begitu, sedikit banyak mewakili gondrongnya Zayed dalam Love Actually. Terus, yang paling membuatku yakin menjadikannya mewakili karakter Zayed adalah ekspresi wajahnya, khususnya yang di dalam foto itu. Sumpah, saat melihat foto Reza yang itu, aku langsung tahu, Reza Rahadian adalah Zayed di dunia nyata. Siapa yang gak suka Reza jadi Zayed silakan bunuh diri!

Joachim Milner as Orlando Ariansyah

Orlando adalah salah satu karakter yang paling sulit kucari pic manusia asli untuk mewakilinya. Percaya atau tidak, Orlando yang terakhir kutemukan dan kuputuskan untuk diwakili oleh Joachim Milner, model dan aktor Thailand, lagi. Dari segi usia, mereka berdua juga sepantaran. Kalau kalian mengetik namanya di Google, kalian pasti akan mendapati layar gadget kalian dipenuhi foto-foto seksinya yang bertebaran, dan kurasa seksinya Joachim Milner itu bisa mewakili seksinya Orlando di mata Aidil dalam cerita #gubrak. Ngebayangin Joachim ngambek-ngambek sama Aidil dengan mulut mengerucut kayak di cerita itu sesuatu deh kayaknya. Siapa yang gak setuju Joachim jadi Orlando silakan gali kubur sendiri!

Alexander Xian Lim as Ananda Saif Al Fata

Tidak sulit menemukan Saif di dunia nyata jika dunia nyata kalian itu berada di Filipine😀. Kenapa? Karena di sana ada Xian Lim, usianya lebih tua dari usia Saif sih sebenarnya, tapi ketika menemukan fotonya berkostum dan memegang bola basket di Google, ya ampun, aku tak akan bisa memaafkan diriku sendiri (ini lebay) jika sampai tidak menjadikannya sebagai perwakilan karakter Saif di dunia nyata. Omong-omong, Xian Lim ini belasteran China dan Filipine─kata Wikipedia. Dia multi talenta, aktor iya, model iya, penyanyi juga iya. Kalau di Indonesiah Tercintah Inih, mungkin kayak Ariel Noah, peragawan, main filem dan vokalis juga. Siapa yang gak berkenan Xian jadi Saif silakan bakar diri!

James Reid as Erlangga Afghanessa

Aku gak nemu yang cepak selain om-om kelebihan lemak yang tidak indah buat dipandang sama sekali dari sudut pandang manapun ketika mempreteli Google. Tadinya, aku ingin pakai Al Ghazali karena tergoda sama potongan rambutnya yang sedikit menyurupai potongan rambut Erlangga dalam Love Actually. Tapi, kupikir karakter Al di dunia nyata terlalu cool bagi Erlangga yang suka rusuh. Bukan berarti karakter si James ini sama persis kayak Erlangga ya, aku gak tahu sama sekali. Maksudku, Al di sini dan James di Filipine sana. Yang membuatku yakin untuk menjadikannya sebagai Erlangga adalah pic itu, tatapannya saat berpose, seakan mengatakan ‘gue lebih cakep dari Orlando!’. James campuran Filipine-Australian, seorang aktor, penyanyi, dancer, dan songwriter (duh, bisa nulis lagu). Siapa yang gak mau James jadi Erlangga silakan ngembat batako!

Afgan Syahreza as Gunawan Hafitz

Menurutku, gak ada yang lebih pantas lagi mewakili karakter lembut Gunawan dalam Love Actually selain Afgan Syahreza. Wajahnya, suaranya, kacamatanya, menurutku Gunawan banget. Khusus di foto itu, Afgan sangat-sangat-sangat mewakili visualisasiku terhadap seorang Gunawan Hafitz. Siapa yang gak sudi Afgan jadi Gunawan silakan gantung diri!

Bobby Maulana Yusuf as Anjas

Ada yang baru pertama kali dengar nama ini? Kita sama, aku juga baru tahu saat ingin menemukan karakter Anjas dengan berbagai keyword di Google. Seorang peragawan yang sering memenangi kontes─kata slidegosip. Kenapa kupilih jadi Anjas? Karena wajahnya sopan (?), ngademin (?), dan cocok banget jadi seorang kakak (?) #OpoIki? Pokok e, kalau memang di dunia Nyata ada seorang Aidil, maka tak ada orang lain yang lebih sepadan buat jadi kakaknya dan nyawah bareng selain si Yusuf ini. FYI, ini orang Indonesiah loh. Siapa yang gak pro Yusuf jadi Anjas silakan ngombe baygon!

Hideo Muraoka as Azhar Sadam Az-zulhan

Hideo Muraoka adalah nama pertama yang terlintas di kepalaku ketika hendak mencari sosok Adam di kehidupan nyata. Hideo yang belasteran Brasil-Jepang adalah seorang model internasional, model langganan beberapa majalah, dan aktor juga. Kalau kata internet, dia ini salah satu Good Men In The World. Ini orang beken banget loh kayaknya, ketik saja namanya di box Google dan akan bermunculan banyak artikel tentangnya dengan pic yang luar biasa bagus hasil bidikan photographer professional. Singkat saja, dari karakter wajahnya, menurutku dia adalah sosok yang tepat untuk mewakili Adam. Bayangkan dia menemani Aidil ke toko buku, mengantarnya ke kampus dan bermanja-manja pada Aidil di balai-balai depan rumah😀. Siapa yang gak se-iya kalau Hideo jadi Adam silakan mencampakkan diri ke kawah Bromo!

Jirayu Tangsrisuk as Salman Al Aiyubi

Aiyub ini karakter yang terseret begitu saja ke dalam pusaran Love Actually yang makin ke sini makin tidak jelas juntrungannya. Sebenarnya, aku kasihan pada  arakter Aiyub yang sudah begitu pas dalam cerita Good In Bad harus tersaruk-saruk bersama karakter lainnya dalam Love Actually, tapi apa mau dikata, cerita sudah dikisahkan dan tinta sudah ditumpahkan. Aku tahu Jirayu Tangsrisuk pertama kali lewat film Timeline, sungguh, film ini recommended banget, kalian harus menontonnya, banyak sekali pembelajaran hidup yang bisa didapatkan dalam film itu, aku pribadi mendapatkannya. Omong-omong, dia belasteran China-Thailand. Kenapa kupilih untuk jadi Aiyub? Karena wajah lembutnya, tentu saja. Siapa yang tidak se-kata kalau Jirayu yang satu ini jadi Aiyub silakan nyangkul diri!

Daniel Matsunaga as Fardeen Mimbar Fahrenheit

Sama halnya seperti Aiyub, Fardeen juga adalah karakter yang amat sangat disayangkan harus terseret ke dalam plot Love Actually, padahal dalam One First Kiss, Fardeen sudah mendapatkan plot miliknya sendiri yang amat jelas. Namun apa mau dikata, palu sudah diketuk dan vonis sudah dijatuhkan (?). Daniel Matsunaga─seperti Hideo Muraoka─ juga adalah model multitalent belasteran Brasil-Jepang, seorang host, seorang rockstar dan aktor pemenang award. Pertama kali dikenal di Filipine dalam majalah Cosmopolitan pada tahun 2009. Cool. Aku suka pic Daniel yang menampilkan senyumnya, seakan dia adalah orang paling terbahagia sedunia yang tidak pernah disakiti oleh sesuatu apapun. Senyumnya itu mengingatkanku pada Fardeen, meski orang yang dicintainya memilih orang lain sebagai cinta sejati, Fardeen tetap memandang dunia selayaknya seseorang yang berhati luas dan tetap tersenyum, bahkan bahagia untuk orang yang dicintai. Singkatnya, senyum Daniel itu seikhlas hati Fardeen (duh, bahasanya). So, siapa yang kontra Daniel jadi Fardeen silakan nelan kulit duren!

AKHIRNYA postingan iseng ini tamat di sini. Saya selaku orang yang bertanggung jawab terhadap semua isi postingan iseng ini bersedia dicaci maki para penggemar sejati sederet nama-nama beken di atas karena telah berani mencatut nama dan mencomot pic idola mereka tanpa tahu malu. Sekian, dan terima kasih.

 

 

I Muharram 1437 H

Dariku yang sedang melepas kangen

-n.a.g-

nay.algibran@gmail.com