image

(bukan) sebuah catatan al gibran nayaka

Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga, sepakat?
Waktu bahkan lebih bernilai dari uang atau mungkin apapun yang bersifat duniawi. Kita tidak memilikinya, tapi kita bisa menggunakannya. Kita tidak menghasilkannya, tapi kita bisa menghabiskannya. Dan sekali kita membuangnya sia-sia, kita tidak bisa mendapatkannya kembali.

Iya, bisa jadi itu yang membuat waktu berharga, tidak bisa kembali. Dan hingga saat ini, cerita perjalanan kembali ke masa lalu tak lebih dari sebuah fantasi.

Lalu, mari pikirkan ini. Ternyata, pemberian yang berarti dari orang-orang di sekeliling kita bukanlah barang mahal atau uang berlimpah, melainkan waktu. Mereka yang bersedia meluangkan waktunya, yang tidak bisa mereka dapatkan kembali, untuk kita.
Untuk mereka yang memilih ada untuk kita..
Ayah, ibu, saudara, untuk begitu banyak waktu hidup yang dihabiskan untuk dan bersama kita, terima kasih.
Sahabat dekat, yang mau duduk di samping kita, mendengarkan keluh kesah dan menjadi sandaran, terima kasih.
Sahabat jauh, yang merelakan telinganya panas atau matanya perih, tertawa untuk lelucon kita dan ikut menangisi kesedihan kita meski tidak saling bertatap muka, terima kasih.

Untuk kalian, pembaca setia Dunia Kata Nayaka yang bersedia meluangkan waktunya untuk menjenguk setiap kolom di sini, terima kasih.

Untuk al gibran nayaka, yang rela menghabiskan waktunya yang berharga demi menulis karya yang menghibur kita, terima kasih.

Dan untuk yang terlupa, yang setidaknya juga pernah ada, terima kasih..