image

an AL GIBRAN NAYAKA iseng
##############################################

Cuap2 Nayaka

Maaf lama gak apdet, sibuk luar biasa hingga kadang pipis pun nyaris lupa nyiram kloset. Kali ini, harap abaikan kaedah penulisan ya, abaikan kata asing yang harusnya di-italic, nama yang di-kapitalisasi, tanda baca, dan lain-lain, dan sebagainya, dan seterusnya.
Selamat baca, semoga kalian menikmati membaca L + A seperti aku menikmati ketika menulisnya.

Salam
Nayaka
##############################################

Petunjuk membaca :
Jika kalian menemukan abjad L di awal baris yang kemudian diikuti tanda titik dua (:) seperti ini ‘L :’ itu menunjukkan kalau yang sedang ngomong namanya Aidil. Trus kalau kalian melihat abjad A yang setelahnya diekori tanda titik dua (:) seperti ini ‘A :’ itu mengartikan kalau yang sedang nyerocos namanya Lando.

Jika setelah membaca petunjuk ini kalian menemukan diri kalian dalam keadaan kebingungan, itu terjadi bukan karena nalar kalian yang bermasalah, tapi otakku yang sedang tidak beres.

***

Modus
L : Beib, temenin aku beli odol, ya?
A : Kenapa harus ditemani aku?
L : Nanti kamu bisa rekom odol yang bagus
A : Malas, ujan-ujan gini juga, dingin
L : Kan nanti di boncengan bisa mepet

*

Jujur
A : Ekspresikan aku menurutmu dalam selusin kata
L : Cakep, gemesin, baik, pinter, napsuin sembilan kali
A : Itu selusin lebih satu, Dodol!
L : Hapus aja salah satu dari empat kata pertama, napsuin harus tetep sembilan kali pokoknya

*

Omes
A : Ketika kamu bangun pagi hari, hal pertama yang kamu pikirkan apa?
L : Kamu
A : Kenapa aku?
L : Karena saat aku terbangun, penisku selalu dalam keadaan terbangun juga

*

Tulus
L : Kalau suatu saat nanti aku dipaksa kawin, bagaimana perasaanmu ketika melihatku bersanding di kursi pengantin?
A : Senang
L : Eh? kok senang? harusnya kan sedih
A : Aku senang karena setidaknya salah satu dari kita terbebas dari kemungkinan menjadi perjaka tua

*

PHP
L : Kalau diharuskan memilih, kampung halamanmu atau aku, kamu akan milih apa?
A : Kamu
L : Ya Tuhan, benarkah? Aku senang sekali
A : Iya, tapi lain cerita kalau aku udah tamat kuliah

*

Selfish
A : Kalau aku jadi hujan, apa kamu akan membenci payung?
L : Tidak
A : Kenapa? kan payung akan mencegahku untuk menyentuhmu
L : Jika demikian, aku akan membuat pabrik payung dan menggratiskannya ke semua penduduk bumi, agar ketika kamu datang hanya aku yang tersentuh sementara yang lainnya tidak

*

Narsis
L : Beib, Mama sama Papa pagi tadi ribut.
A : Ributin apa?
L : Mama gak mau terima kalau gen cakep yang ada padaku diturunin Papa
A : Apa mereka juga meributkan tentang gen konyol?

*

Nyesel
A : Kalau misalnya kamu berhenti dari tim basket, boleh gak?
L : Kenapa harus berhenti?
A : Emm… di sana kan banyak cowok cakep, udah gitu badannya bagus-bagus, udah gitu kalau ganti kostum di ruang ganti pasti terang-terangan gitu, kan?
L : Tenang saja, mereka kalah cakep dan kalah bagus darimu. Tentang ganti baju terang-terangan, aku gak keberatan kok ganti baju lebih terang-terangan lagi di tempat penuh lampu sama kamu
A : Never mind

*

Maklum
L : Dil, kamu paling gak tahan kalau liat apa sih?
A : Liat siapapun yang giginya maju seperti sedang terburu-buru, arrggghhh, rasanya pengen aku pasangin kawat gigi detik itu juga
L : Hemm… wajar

*

Horny
A : Duh, apa yang salah sih ini, susah banget keluarnya.
L : Goncangin yang kuat dikit dunk, Dil. Dikocoknya yang kenceng. Kalau kocokannya kuat mustahil gak keluar.
A : Nih liat, kurang kenceng apa ?
L : Mungkin sausnya udah expire, udah mengeras. Minta botol saus baru sana sama Kang Umay.

*

Kapok
L : Jangan lama-lama ya di sana.
A : Kenapa?
L : Aku gak bisa jabarin bagaimana sunyinya duniaku tanpa kamu.
A : Hemm… mungkin kalau aku diabsen Izrail nanti, trus aku dikain-kafan-in baru kamu bisa jabarin, ya? dengan ngeraung-raung kayak siamang mungkin. Kan aku bakal pergi lama selama-lamanya.
L : Err… Beib, itu bus-mu udah mau jalan.

*

Kangen 1
L : Sedang apa, sibuk gak?
A : Baru mandi, kenapa nelpon lagi? Kan lima belas menit yang lalu udah.
L : Tadi niat mau nelpon temen, namanya deketan nih sama nama kontakmu, tapi pas mencet tombol panggil malah kepencet di namamu, jadi ya sudah… udah terlanjur juga.

*

Kangen 2
L : Halo, Beib.
A : Iya
L : Di rumah Mama bikin goreng pisang, nih.
A : Terus?
L : Gak apa-apa, mau ngasih tau aja, soalnya Mama jarang-jarang bikin goreng pisang, seringnya goreng ikan.

*

Kangen 3
L : Halo, Sweetheart?
A : Ya ampun, Kak Lando… kenapa sih bentar-bentar nelpon?
L : Eng… ini… aku dapat banyak gratisan ngomong, sampe dua puluh lima kali enam puluh menit sehari. Kan sayang kalau gak terpakai.
A : Berapa???

*

Impas
L : Beib, kuda itu tidurnya sekamar sama kamu ya?
A : Kuda itu kakakku! dasar Keledai!

*

Cinta
A : Do, ingatkan aku lagi mengapa kita berdua harus pacaran.
L : Karena sungai perlu muara untuk dituju, karena malam perlu bulan untuk menyamarkan pekat, karena burung perlu sarang untuk pulang, karena kereta perlu rel untuk bergerak, karena ubin perlu sikat untuk bersih, karena kalong perlu gua untuk bersiang, karena ayam perlu kandang untuk bermalam.
A : Siapa yang jadi ayam di sini? Aku?
L : Bukan, kamu kandangnya.
A : Terima kasih. Goodnite!
L : Dil…
A : Apalagi? mau bilang ‘karena’ apalagi? udah cukup sekali aja aku di-rel-in, di-ubin-in, di-gua-in dan di-kandang-in kamu!
L : Karena aku perlu kamu untuk menjadi sempurna…
A : …
L : Dil, halo…
A : …
L : Aidil, Sweetheart, kamu masih di sana?
A : I love you, my man…
L : Hhh… kukira kamu hilang. Kamu juga lelakiku… muaaaaaahhhhhh

***

Note : Kuketik lewat hape di antara serakan kertas-kertas laporan saat break. Maaf cuma bisa segini doang.