Oleh : Wayan Oka

_____________________________

Salam Sahabat D.K.N

Aku seorang pencoret sok tahu yang berharap bisa mengenal kalian semua Sahabat D.K.N lewat sebuah coretan singkat ini. Salam hangat di musim dingin ini ditemani kopi pekat dalam cangkir yang mengepul di malam yang terasa damai sedamai saat aku melahap ocehan-ocehan Kak Nay melalui part-part cerbung LA yang tertata artistik bak gedung-gedung ibukota, bukan pujian tapi ini manifestasi kekesalanku terhadap Kak Nay karena mengakhiri cerbung Love Actually yang sudah bikin hari-hariku tak nafsu makan karena terlalu lama menunggu lanjutan demi lanjutan yang harusnya diproklamirkan (ini jujur loh)

Namun aku belum terlalu tua untuk menjadi pikun hingga lupa bilang terima kasih kepada si empunya D.K.N, siapa lain kalau bukan Mbah Nayaka, seorang yang entah bagaimana mampu menyihirku dengan segala umpatan-umpatannya yang sungguh elok itu.

Selamat melahap coretan sok tahuku yang belum tentu bebas typo ini. Semoga menjadi penambah warna di hari kalian.

_____________________________

APA ITU CINTA???

Apakah kalian sungguh-sungguh tahu apa itu cinta?

Aku sedikit yakin ada di antara kita yang mengucap cinta tanpa mengerti makna terdalam dari kata cinta itu sendiri. Yang lebih parahnya, kurasa bahkan ada yang tak mau repot-repot berfikir asal-muasal kata itu. yah, kita sama, aku juga tak mau repot. :p

Namun bukan itu yang akan kurepetkan dalam coretanku kali ini. Melainkan aku ingin meracau beberapa yang pernah kudengar dari mereka tentang cinta yang kemudian dicerna kepalaku sendiri lalu hadir lewat kalimat-kalimatku sekarang.

Kalian tahu? Cinta itu sebenarnya tidak buta seperti yang didengung-dengungkan kebanyakan orang buta, cinta juga bukan dia, dia, dia dan dia yang terasa special dalam hidup kalian. Jadi salah jika ada pecinta gila yang meneriakkan “CINTA ITU BUTA!”, itu jelas kesalahan. Apa ia pernah bertemu dengan CINTA, saat CINTA berjalan sendirian dengan tongkat di tangan atau dengan seekor anjing penuntun jalan? Yeah, itu bisa jadi lelucon saat camping musim panas nanti.

Dan juga salah jika ada pujangga gila yang bilang “CINTA ITU KAMU”, apa-apaan itu? dasar gombal. Bukankah si kamu itu sudah bernama bahkan nama itu sudah melekat sejak ia lahir? Beberapa malah sudah sejak dalam kandungan.

CINTA CINTA dan CINTA…

Sungguh memusingkan jika kita ingin tahu dari mana cinta itu datang, karena ia tidak datang dengan mobil mewah, tidak juga dengan pesawat jet pribadi atau dengan sepeda tua. Kita tak pernah tahu. Karena beberapa di antara kita masih terlalu pandir untuk mengerti dari mana asalnya cinta.

Cinta hanya datang pada siapa yang sedang membutuhkannya, seperti bus yang hanya berhenti jika ada penumpang yang menyetopnya. Dan satu lagi, cinta tak pernah bisa diundang seperti bila kau akan melangsungkan resepsi pernikahan dan menyebar undangan pada kerabat dan kolegamu, jelas tidak. Cinta tak pernah bisa diundang, karena cinta bukan penyanyi orchestra melayu yang siap diundang untuk acara sawer-menyawer di sebuah pentas, bukan pula seorang dukun beranak yang siap dipanggil setiap ada persalinan. Yeah, ini juga bisa jadi sebuah lelucon saat camping musim panas nanti.

Yang kutahu tentang cinta, adalah sebuah rasa. Rasa dimana kita bisa merasakan kehadirannya diam-diam, merasakan kenyamanannya, keteduhan dan keindahannya. Kita tak pernah mampu mendefenisikan tentang cinta secara gamblang, kurasa memang tidak. Menurutku, cinta tak akan pernah terdefenisi dan tak akan pernah bisa diungkapkan dengan kata, meskipun cinta terasa begitu nyata hingga nyaris dapat dilukis bagi orang yang sedang dihampirinya.

Cinta datang untuk siapapun dengan cinta, bukan dengan MENGAPA, BAGAIMANA dan KARENA APA. Cinta tak pernah butuh alasan.

Ya, kira-kira begitulah sodara-sodara, sedikit yang kutahu tentang cinta.

Kenallah aku lewat coretanku, mengertilah aku lewat baitku, dan terimalah aku beserta kekuranganku.

 

 

Salam kenal

Wayan Oka

(catatan ini telah diedit seperlunya oleh Nayaka Al Gibran)