Fateful

 

Fateful

By

Claudia Gray

 

Tess Davies, seorang pelayan di rumah keluarga bangsawan Inggris, keluarga Lisle. Dia berencana akan memulai hidup baru di Amerika setelah menyebarangi samudra atlantik dengan menggunakan RMS Titanic. Malam sebelum keberangkatanya, Tess diserang oleh seekor serigala saat sedang berjalan di tengah kota Southampton, dan ditolong oleh seorang pemuda.

Keluarga Lisle yang dilayani oleh Tess bukanlah majikan yang baik. Lady Regina dan tiga orang anaknya, Layton, Irene dan bayi Beatrice, akan melakukan pejalanan ke New York dengan RMS Titanic. Dia membawa tiga pelayan bersamanya, Mrs. Horne si kepala pelayan, Ned dan Tess. Para pelayan ditempatkan di kelas tiga sementara sang majikan meninkmati kemewahan Titanik di kelas satu. Tess harus berbagi kamar dengan tiga orang penumpang lainnya di kelas tiga. Myriam Nahas si gadis Lebanon, dan dua orang tua asal Norwegia.

Di atas kapal tersebut Tess bertemu kembali dengan pemuda yang menolongnya saat malam sebelum berlayar. Namanya Alec, Alexander Marlowe, anak Howard Marlowe, pemilik Marlowe Steel, perusahaan raksasa di Amerika. Pertemuan Tess dan Alec membuka sebuah rahasia, bahwa Alec adalah seekor manusia serigala, dan serigala yang menyerang Tess malam sebelumnya adalah Mikhail, orang yang selalu bersama Alec dan terus mengancam Tess sejak dia naik kapal. Dari penuturan Alec, Mikhail adalah salah satu anggota Brotherhood, organisasi yang membawahi semua manusia serigala. Mikhail ingin menjadikan Alec sebagai anggota Brotherhood. Dan untuk menjadikan Alec sebagai anggota, Mikhail membutuhkan sebuah benda yang disimpan oleh keluarga Lisle.

Tess yang awalnya takut pada Alec, menjadi simpati dan mau membantu Alec. Karena Tess adalah pelayan pribadi Miss Irene, maka dia memiliki akses untuk melihat isi kotak perhiasan keluarga Lisle. Dari sana dia mengetahui ada sebuah belati perak berlapis emas, belati pengangkatan, benda yang dicari oleh Mikhail.

Tess juga mengetahui jika Mikhail menjalin hubungan dengan Layton. Mikhail memperkenalkan diri sebagai Count Mikhail Kalashnikov, seorang bangsawan Rusia, yang juga memiliki asset di kapal Titanic. Mikhail mendekati Layton agar mudah mendapatkan belati pengangkatan. Untuk mencegah Mikhail mendapatkan belati, Tess mencurinya dan menyerahkannya pada Alec untuk disimpan. Tapi hal itu diketahui oleh Mikhail. Perasaan Tess pada Alec berubah menjadi cinta.

Mikhail sangat marah pada Tess dan Alec, dan mengancam akan menghabisi kakak Tess, Daisy. Dan untuk mencegah Mikhail melukai kakak Tess, Alec menyerahkan belati pengangkatan pada Mikhail. Maka ritual pengangkatan sebagai anggota Brotherhood dilaksanakan. Namun ternyata tidak berhasil karena Alec menggunakan kalung perak pemberian almarhum ibunya saat proses pengangkatan dan itu hanya diketahui oleh Tess dan Alec.

Belati yang hilang membuat keluarga Lisle marah pada Tess, kecuali Miss Irene. Tess dituduh mencuri belati tersebut, namun dibela oleh Miss Irene. Tess dipecat dan tidak mendapat uang pemecatan namun dia mendapat dua lembar uang kertas sepuluh pound dari Miss Irene, jumlah yang lebih dari cukup untuk memulai hidup di New York.

14 April 1912 malam,

Titanic bergoncang seolah telah menabrak sesuatu, dan memang Titanic baru saja menabrak gunung es. Seluruh penumpang di kelas tiga panik menyelamatkan diri, sementara penumpang kelas satu tetap tenang dan hanya menganggap sebagai latihan penyelamatan, tidak terkecuali keluarga Lisle. Tess yang gagal meyakinkan keluarga mantan majikannya itu berhasil membawa bayi Beatrice ke perahu penyelamat. Tess mencari keberadaan Alec yang ternyata juga mencarinya. Namun mereka tidak sempat mendapat tempat di perahu penyelamat karena jumlah perahu penyelamat milik Titanic telah dikurangi jumlahnya demi kenyamanan penumpang kelas satu.

Yang tersisa hanya perahu penyelamat yang dapat dilipat dan rentan tenggelam. Tess dinaikkan ke perahu tersebut. Sementara Alec mencari perahu yang lain. Tess pun melihat Titanic perlahan tenggelam ke dasas lautan dengan haluan terlebih dahulu.

Korban Titanic yang selamat, diangkut oleh kapal Carpathia ke New York. Di sana Tess menumpang sementara di rumah keluarga Nahas, rumah kakak Myriam, sambil menunggu kabar tentang korban Titanic yang lain.

25 April 1912, kabar ditemukannya jasad-jasad korban Titanic sampai ke telinga Tess. Dia berharap dapat menemuka Alec ada diantaranya.

2 Mei 1912, Tess pergi ke kota Halifax untuk memastikan Alec ada di antara jasad yang ditemukan untuk dapat dikuburkan. Secara mengejutkan dia mendapati tubuh Mikhail. Namun dia tidak mati. Mikhail masih hidup dan mengancam Tess. Di saat terjepit Alec datang menolong Tess, dan dengan belati yang bagian emasnya telah lepas sehingga yang terlihat bagian peraknya, teror Mikhail dapat diakhiri oleh Alec. Mikhail dan Alec dapat tetap hidup karena mereka adalah manusia serigala.

Tess dan Alec untuk sementara dapat bernapas lega. Tapi masih banyak masalah yang akan mereka hadapi nanti.

END

Oooops… lewat dari deadline ternyata, maafkan dimasmu ini kangmas Nay. Berikutnya mudah-mudahan lebih cepat…

Buku ini pertama kali aku liat waktu berkunjung ke tempat kerja Fardo. Iseng-iseng liat cover-nya. Eh, malah dibeliin sama dia pas malam tahun baru. Makasih ya, Fardo sayang…🙂, dirimu udah dekat deadline juga kan…

Awalnya aku kira isi ceritanya bakal mirip dengan cerita di film Titanic, eh tapi ternyata malah mirip Twilight versi manusia serigala, hehehehe.

So, Happy Reading…