Sebenarnya ini adalah sebuah puisi yang dikomen, lalu aku ingin membuatnya sebagai karya bersama. Selamat menikmati🙂

Risau 

by. Olief

Ada yang terserak diantara kakiku
Kenang yang mengusik dan kegelisahan masa depan
Tergugu langkah yang tak bisa maju
Menunggu entah
Terusik resah

Aku tak tahu mengapa cemas begitu karib saat ini
Suara-suara angin yang menerpa tubuhku semakin rapat
Membentuk kesedihan sendiri disudut hati

Menyatu dengan alam, kukira bisa jadi jawabannya. Ternyata tidak
Seakan hujan kali ini meneteskan segala duka
Luka

Smg, 050113

———-

Apa yang terserak di antara kakimu?
sedang kenang tak pernah terpungkir
sedang masa depan tak dapat teraba
lalu teruntuk apakah engkau menunggu entah?
teruntuk siapakah engkau terusik resah?


tak apalah engkau berteman cemas
tapi janganlah berkarib dengannya
ia mampu meneriakkan waspada
mampu pula membisikkan curiga
maka hati hatilah dengan hati
karena ia seperti peti

angin, awan, hujan alam
pahamilah
ada tanda jika engkau mau meraba

suka duka, cinta lara, bahagia nestapa, anugerah bencana
resapilah
sebab ada nikmat yang takkan terdusta
meski kadang kita luka
walau sesaat kita lupa

sby, 050113

by Deffan