AL GIBRAN NAYAKAS words
______________________________________________________________________________

Andai saja masa dapat diputar balik,
Aku ingin kembali berada di halaman.
Di bawah tadah bumbung gubug reot orang tuaku.
Dan berseru nyaring ketika air hujan dari bumbung mengguyur kepalaku.
Aku ingin melambai padamu sambil berteriak “Ayolah, Abahmu tak tahu…!”

Andai zaman bisa dikembalikan,
Aku ingin mengganding tanganmu lagi,
Berlari dalam padang ilalang dan tertawa-tawa.
Sementara kaki kecil telanjang kita menanjaki puncak bukit,
Kau dan aku menyongsong senja dengan tangkup tangan dekil kita membendung silau mata.
Ah, bagaimana rupa bukit itu kini?
masihkah bunga ilalang berterbangan saat sore berangin?
Dan… masihkah masa kanak-kanak kita di sana?

Kini tika dewasa,
Kau perwira dan aku pengembara.
saat ingat menjajah masaku seperti sekarang…
Kupejam mata dan kubayangkan…
Kita bersorak sorak di bawah cucuran bumbung dan saling merangkul di atas bukit…

Masa kanak kanak kita masih tersimpan bersamaku…
Adakah ia bersamamu juga?

______________________________________________________________

wassalam
nayaka