1/
Terkadang aku merasa jika hidup itu membosankan
Makan tidur lalu kembang kempis
Menimangi uang dipukuli kewajiban
Paling-paling tumbang

Aku sering cuma membaui tanah
Meremah-remah cari tuah
Ah! Di mana hidup yang enak
Cuma ada gagak berkoak

Mencebur ke palung
Tapi justru tergulung-gulung
Masih saja membosankan
Aku seru langit: mana asiknya!

Lalu aku bertemu kamu, mereka
Katanya kita ini pelangi
Mejikubiniu : melengkung!
Hiasi langit menguap-uap

2/
Ah! Satu warna luntur
Katanya leleh karena lelah
Ada aku yang suka protes
Bajingan mengembik yang membuat dia tetes

3/
Oktober deras dan berpetir
Aku tak bisa menjawab
: kapan pelangi datang?
Mungkin esok, esok lagi, lagi

Aku tahu dia membauri langit
Ruang tersukanya

4/
Dari ruang ruang terdangkal
Aku ingin pelangi itu kembali
Menujuh rona bersama.

Dengan begitu hidup tidak akan membosankan
Karena kita menujuh
Aku, kamu, mereka
Menuju(H) keluarga

***

Untuk seseorang berharga di ujung sana. Aku menyayangimu. Semua menyangimu.

Mari tersenyum bersama.
Bisa?