Kita tidak akan menang meski bertarung dengan kenangan.

Kalimat itu terus terngiang dikepalaku. Aku tahu pasti bagaimana kalian. Dunia yang kalian ciptakan diantara rumput tanah lapang tiap senja. Ruang yang bahkan tak bisa kumasuki meskipun kaki-kaki kita berebut bola yang sama, meski lengan-lengan kalian merangkulku ketika kemenangan kita dapatkan. Meskipun sejak lahir kalian selalu menemaniku.

Aku tahu jari-jari kalian kugenggam ketika tangisan hanya mampu kusuarakan, lalu kalian akan menyentuh pipiku dan meninabobokan aku hingga para ibu kalian memanggil untuk makan siang.

Mungkin kalian tak menyadari, aku selalu mengabsen batu besar dipinggir pantai pada pukul lima sore, mendengar suara tawa kalian, hingga satu diantara kalian memanggilku untuk bergabung.

Kita tidak akan menang meski bertarung dengan kenangan.

Ry, bolehkah kupeluk punggungmu sekarang.

Kau tetap duduk dibatu besar itu tiap sore. Mungkin kau ingin angin membawanya kembali disisimu.

Kita tidak akan menang meski bertarung dengan kenangan.

Ry, kau tahu persis itu. Tapi mengapa bahumu selalu bergetar ketika kulihat kau sendirian. Kau menghindari rute tempat kalian ditabrak. Hingga sekarang, setelah dua tahun berlalu.

“Kenapa aku tak ikut mati saja.”

Air matamu jatuh, tanganmu mencengkeram sprei, namun kau tak bisa berbuat apapun dikamar rumah sakit. Kau tahu aku ingin memelukmu saat itu, ketika keluargamu mengabarkan dirinya tak bisa diselamatkan.

——–

“Dan. Kau senangkan, dapatkan Ryan selamanya.”

Kutendang motor didepanku. Masih bisa diperbaiki tapi dibiarkan saja dan aku menyimpannya. “Apa kau tahu, dua tahun ini dia selalu menghindari tempat dimana kalian tertabrak. Apa kau tahu tak kutemukan lagi tawa diwajahnya sama ketika bersamamu dulu.”

Tanganku mengepal. Kupandangi lekat motor Danil didepanku.

“Meski harus bertarung dengan kenangan. Aku akan merebutnya darimu.”

Semarang, 8 September 2012

——————————————————————————————

Hufffffffffff~~~~ akhirnya.. flash !! Haha… cerita mas Javas buatku semangat buat nulis cerita, hehe… Ehem, ternyata kalo kopas dari word tuh jadi ga rapi yak ;w;. Ketik ulang disela kerja, hahaha… Beberapa tahun terakhir suka banget nama Ryan dan Danil ^^. Silakan tinggalkan komentar.. Terima kasih…