Visual Kei merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan Kei (bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’.

Visual Kei (ヴィジュアル系 bijuaru kei) berasal dari jepang, mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian.

Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan gaya potongan rambut yang dramatis, dan memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin atau androgynous.

Band visual kei memainkan musik rock, hard rock contohnya saja Luna Sea, Dir en Grey, The GazettE, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Versailles, Malice Mizer, Moi Dix Mois, Light Rock dan Pop seperti L’Arc~en~Ciel, Glay, dan musik heavy metal dan Ballad seperti X Japan, Buck- Tick. (di kutip Dari Wikipedia bahasa Indonesia)

Saya sendiri penggemar band dengan musik keras. Tapi yang masih bisa di dengar telinga tentunya, hehehe… Saya suka Abingdon Boys School, Mix Speaker’s, One Ok Rock, Girugamesh, SID, Golden Bomber (yang mana para personil Golden Bomber ikut bermain di Movie Yaoi Live Action berjudul Sorinokoshita Natsu) dan masih banyak lagi. LOL XDD~

Biasanya saya memperoleh inspirasi setelah mendengarkan musik, lirik mereka bagus. Meskipun ke romance tapi tidak ‘lebay’ bahkan terkadang memiliki makna yang dalam ataupun ambigu.

Coba saja dengar Kuroi kasa (Black Umberella) milik Puraturi (Plastic Tree), lagunya sedikit ‘aneh’ di dengar telinga bahkan arti liriknya aja bikin ‘njenggureng’. Atau Doll milik Buck-tick yang bikin saya ‘berfantasi’ hehehe…

Ternyata di Indonesia sendiri ada band visual kei loh sebut saja…

  1. Jellyfish (Jakarta)

Namanya berarti ubur-ubur, unik kan? Namun ada Filosofi dibalik nama tersebut,loh, yaitu  sesuatu yang manis. tapi, dibalik itu tersimpan sengatan berbahaya. Wehehe…

Jellyfish terbentuk pada 20 Januari 2009 dengan Aria (Vocal), Indra (Gitar), Raymond (Gitar), Ilham (Bass), Tian (Drum) dan Ryo (Keyboard) dan memantapkan jalur Pop Rock sebagai identitas musik mereka.

 

  1. Chocoretto (Medan)

Terbentuk pada tanggal 7 Juli 2008. Namanya diambil dari kata Coklat kalau dalam bahasa jepang coklat biasa diucapkan Chocoretto, hehehe…

Band ini dibentuk oleh Munade (bass), Hiro (vocalis), Myu (guitars), Sai (guitars), dan Izmu (drum).

Munade (Bass)

Hiro (Vocalis)

Myu (Guitars)

Sai (Guitars)

Izmu (Drum)

  1. 紅-EVE- Scarlet EVE (Semarang)

Terbentuk pertama kali tahun 2009 dengan formasi Aiko dan Myu(vokalis), Hikari(gitaris), dan Sasa Chen(drummer). Selain itu juga ada Myst(gitaris) dan Yuki(bassis) sebagai additional member. Tadinya Scarlet Eve bernama Kurenai Eve tapi setelah Aiko dan Myu memutuskan hengkang dan di gantikan oleh Hara Zelth diposisi Vocalis, nama Kurenai Eve berubah menjadi Scarlet Eve. Band yang sebagian besar tinggal di Semarang ini (kecuali Hikari dari bandung) mengusung aliran Progressive Symphony Metal dalam bermusik.

Saya pertama kali melihat perform mereka ketika event bunkasai di Udinus Semarang, dan saya langsung jatuh cinta pada drummer mereka. Sasa Chen, hehehe XDD~

Subhanallah, Cantiiiikkkk~ saya yang cewek aja kalah *PundungPundungPundung* LOL XP

Hara Zelth (Vocalis)

Hikari (Gitaris)

Myst (Gitaris)

Sasa Chen (Drummer)

 

  1. Azumi あずみ (Aceh)

Azumi terbntuk pada tahun 2007 akhir maret di Kota Langsa-Aceh . Azumi memilih bermain di jalur japanese rock karena kecintaan personil dengan game telah menjadikan mereka terbisa mendengar lagu-lagu jepang. Setelah beberapa kali bergati personil kini format idell azumi adalah Isan (vocal), Kaga (gitar), Aris (bass), Wataru (drums).

Masih banyak Band-band Visual Kei di Indonesia lainnya yang sepertinya bakal memakan banyak halaman kalau saya sebutkan satu-satu. Tak masalah mereka mau berpenampilan Gothic ataupun Crossdress sekalipun, bagi saya mereka itu kreatif dan berani. Mereka berkarya dan yakin dengan kemampuan mereka. Selama dalam konteks yang positif tentunya.

Well… It’s Okay to be Different, Isn’t it? ^^

Luv

Yuuki ^^