Sawadee krap!!!

Saranae Siblor, kalo di –translate artinya welcome to the ten wheel truck, dirilis di Thailand 1 April 2010 dengan genre comedy. Diproduksi oleh kru Luck Film yang lebih dulu memproduksi acara reality show lawak Saranae yang berhasil diangkat ke layar lebar dengan judul Saranae the Movie (Saranae Hao Peng). Tapi tidak seperti film sebelumnya, Saranae Siblor murni fiksi.

Cast:

Mario Maurer as Ake

“Ple” Nakorn Silachai as Che

“Sena Hoi” Kiattisak Udomnak as Add

Kohtee Aramboy as Ood

Ruengrit “Willy” McIntosh as Rung

“Chompoo” Araya A. Hargate as Dow

Patheera Sarutipongpokim as BB

Ake adalah siswa SMA yang menurut ayahnya adalah seorang gay karena perilakunya yang feminin. Bagaimana tidak, saat siswa yang lain bermain sepak bola, maka Ake berlatih cheerleader bersama siswi dan siswa feminin lainnya. Dan asal tahu saja, Ake adalah kapten tim cheerleadernya, x.X… Oleh karena itu, ayah Ake yang kebetulan adalah seorang kepala sekolah mengirim Ake untuk tinggal bersama pamannya, Che, selama liburan sekolah dengan harapan Ake dapat berubah menjadi ‘pria sejati.’

Paman Che sendiri adalah seorang pengemudi truk besar (Siblor), yang memiliki cara hidup yang… ummm.. Slebor. Tinggal di rumah yang kondisinya seperti kandang, tidak mengenakan pakaian bersih, tidak memperhatikan penampilan diri, mabuk dan pergi ke lokalisasi hampir setiap malam. Dan menurut ayah Ake, paman Che adalah contoh pria sejati. Ada yang mau hidup seperti paman Che? atau ada yang mau tinggal bersama paman Che?

Paman Che tinggal bersama dua orang saudara kembar, Add dan Ood, yang dulunya di… umm… dipungut oleh paman Che. Hidup Add dan Ood juga gak kalah slebor dengan paman Che. Dan setelah pertemuan Ake dengan Paman Che, Add dan Ood, maka dimulailah petualangan Ake bersama si Siblor untuk jadi pria sejati.

Petualangan Ake dimulai ketika paman Che, Add dan Ood mengajaknya ke tempat prostitusi. Saat Ake disuruh membeli ‘pengaman’ di mini market 7-11 (seven-eleven), dia bertemu dengan seorang gadis penjaga kasir yang cantik, dan langsung salah tingkah saat akan membayar ‘pengaman’nya.

Kejadian lucu terjadi saat di lokalisasi. Paman Che mendapat seorang gadis cantik yang kaki kirinya cacat bernama Dow. Dow mengingatkan paman Che pada kejadian tabrak lari yang dia lakukan saat paman Che belajar menyetir truk. Dan paman Che sukses mendapat pijat refleksi ekstrim dari Dow. Add dapat jatah wanita yang jelek, dan Ake dapat wanita yang super agresif yang sukses membuat Ake kabur. Dan acara whoring gagal total..๐Ÿ˜†

Petualangan dilanjutkan dengan menginap di penginapan tua yang ternyata berhantu, kemudian ke tempat karaoke dan bertemu kembali dengan hantu yang membawa mereka ke kantor polisi bersama serombongan hantu.

Ake yang jatuh hati pada gadis penjaga kasir mini market yang akhirnya diketahui bernama BB, mengajak BB ke Loy Kratong fair dimana BB berjanji akan memberi nomer hp-nya disana.

Setelah dari Loy Kratong fair, Ake dan rombongan mengantar BB pulang. Dalam perjalanan tersebut terungkap bahwa BB adalah arwah anak yang tewas saat peristiwa tabrak lari yang dilakukan oleh paman Che. Arwah BB ingin balas dendam ke paman Che yang telah mengakibatkan kematian dirinya dan ibunya.

Adegan kejar-kejaran pun terjadi. Truk siblor tidak hanya dikejar oleh arwah BB tapi juga oleh polisi karna menabrak pagar pembatas, akhirnya berhenti setelah dihadang oleh mobil polisi. Disini arwah BB merasuki Add, lalu paman Che, dan terakhir merasuki si Siblor alias truk besar yang akhirnya berhasil merubah Siblor menjadi Optimus Prime ala Thai๐Ÿ˜ฏ๐Ÿ˜† . Arwah BB yang sudah berubah jadi robot, mengamuk dan mengejar paman Che dan lainnya, namun kemudian dapat ditenangkan oleh seorang biksu dan Arwah BB pergi dengan tenang. Setelah itu dilanjutkan dengan penipuan yang dilakukan oleh Dow yang ternyata tidak cacat. Paman Che dan Ake disekap, serta uang simpanan paman Che dibawa kabur.

Ake pulang setelah masa liburannya selesai. Apakah Ake sudah berubah menjadi ‘real man’? sepertinya begitu, dibuktikan dengan Ake yang sudah berani berkelahi dengan orang, walaupun yang jadi sasaran pemukulan Ake adalah seorang kakek tua๐Ÿ˜† ahahahahaha…

End

Time to evaluate, sepertinya saya harus meralat soal genre di atas, bukan ‘comedy‘ tapi seharusnya ‘horror-comedy‘, ternyata film ini isinya gak sesuai dengan cover-nya, hampir 60% film ini diisi dengan adegan yang berhubungan dengan hantu, setan, dan sejenisnya. Sumpah, hantu-hantunya nyeremin banget.

Menyinggung soal komedi, lawakan yang disuguhkan di film ini adalah lawakan khas Thai, tapi masih bisa dinikmati kok, terbukti aksi kocak Sena Hoi, Kohtee, Ple dan Mario sukses membuat saya cengengesan sampe ketawa ngakak.๐Ÿ˜†

Kalo boleh diberi nilai dari 1-5, film ini saya beri nilai 3. Alasannya, film ini komedinya dapat, horornya dapat, tapi kalo jalan cerita, aduh.. Ancur banget alias kabur a.k.a gak jelas. Sebenarnya yang membuat saya tertarik nonton film ini tak lain dan tak bukan adalah Mario Maurer yang jadi Ake. Walaupun perannya jadi remaja feminin, tapi acting-nya Ok, he is pretty cute. oh Mario, I’m still available for you,,, hehehe *plakk

Kalo ada yang suka Love of Siam atau Crazy Little Thing Called Love, gak ada salahnya lihat peran Mario yang lain di film ini.

Finally, saya mau bilang correct me if I’m wrong!!!

Ake, “Why do we see ghosts all the time?”

Khab khun Krap!!!ย ย  and Happy Watching….